Rumah budhe

"Marhabaaan... Terima kasih Telah Berkunjung Dan Silahkan Tinggalkan Komentar ...."

Sabtu, 20 Desember 2008

"Laporan Perjalanan Kami"

Bismillahi Alhamdulillah....sebelumnya ...maafin budhe yach..karena baru hari ini berkesempatan untuk menyapa para Sahabat semua terutama untuk yang berkunjung kemari selama budhe belum aktif buka blog dan terlambat banget nich.Sebenernya tepat tanggal empat belas maren budhe dah kembali dari tanah suci dengan selamat penuh kelegaan...pastinya berkat doa serta harapan seluruh sahabat.


Sekembalinya dari hajj ,kami mesti menikmati flu yang lumayan berat bahkan ngadepin tamu-tamu yang berkunjung ke rumah juga tak bersemangat gitu.Bergiliran anak-anak kebagian demam,mungkin karena cuaca dingin yang sangat menggigit awal winter di Qatar ini.


Alhamdulillah wasyukurillah...bahwa keluarga P' Wahyu begitu amanah dengan sepenuh kasih sayang menjaga dan merawat anak-anak budhe selama kami berhajj bahkan si Adel anak terkecil budhe tu dah lengket banget ma mereka sehingga lupa ayah ibunya hiks!!!


Baiklah...disini budhe ingin berkilas balik sedari awal keberangkatan hingga kami kembali dari tanah suci dengan segenap kelegaan dan kegembiraan dan tentunya tak lepas dari doa serta harapan para Sahabat semua... makasih yach...duuuuh...bahagianya hati budhe,Alhamdulillah....


Namun mungkin akan sangat membosankan karena panjang dan ...maaf banget karena tanpa foto-foto yang sebenarnya sudah budhe persiapkan tapi ternyata disensor ma suami ga' boleh dipublish ya sudahlah....barangkali suami budhe punya maksud baik untuk menjadikan foto-foto kami selama disana menjadi album pribadi bukan untuk umum hiks!!!


Malam itu tanggal 25 Nof''08 kami menyerahkan anak-anak ke Ummu Faza dan P' Wahyu jadi paginya tgl dua enamnya pas kami brangkat tu sudah ga' ketemu lagi ma anak-anak.Duuuh... saat itu dah tak terkalimatkan dech... perasaan budhe sebagai seorang ibu yang melepaskan nitip anak begitu aja dan pokoknya pikiran seakan ga' bakal ketemu lagi untuk selamanya....beneran lupa klo' tadinya ga' punya anak trus ada dan sekarang mesti ditinggalkan...masya Allah...lebih dari sedih nyesek banget ni dada sakiiiit...syukur aja terus menguatkan tekad dan berusaha melapangkan hati untuk memasrahkan semua segalanya kepada tiap ketentuan serta keputusan Allah Ta'alla...sehingga lambat laun kian tentram dan khusyu memenuhi panggilanNya.
Di Makkah Al Mukarommah
Bis dari Doha Transpot yang membawa kami dan rombongan jamaah calhaj dari Qatar mulai berangkat sekitar waktu Dzuhur.Hyeach... sebagaimana perjalanan tour lain seh ga' begitu terasa istimewa palagi pas di border Saudi yang memakan waktu hampir tiga jam ... kebayang kant.... menjemukannya karena luaaaama..... trus pemeriksaan barang-barang kami tu ga' di scant tapi diendus-endus anjing herder pintar yang besar menyeramkan.


Setelah melaluhi perjalanan panjang semalaman,akhirnya menjelang waktu Dzuhur tgl dua tujuhnya kami tiba di Miqot.Duuuuh... leganya....segeralah kami mandi besar untuk memakai pakaian ikhram,sholat sunnah ikhram dan menjamak Qoshor sholat Dzuhur dan 'Ashar serta niat untuk umroh karena budhe berencana tamathu'.



Perjalanan berlanjut menuju penginapan di Mekkah tepatnya di hotel Talal Azam daerah 'Aziziyah.Nah,dari sini barulah terasa lain perjalanan ini ... semua perasaan terasa istimewa dan.... sungguh menjadikan budhe tu lupa sama anak-anak,saudara dan tentu saja sahabat blogger juga yang termasuk budhe lupakan waktu itu bahkan suami yang disebelah budhe pun serasa tak ada...ya ...sesaat kami semua merasakan kesendirian dalam kebersamaan rombongan satu bis.Semua asyik dan larut melafadzkan dan mengumandangkan kalimat talbiah memenuhi panggilan Allah Ta'alla.


Sesampai di penginapan, kami langsung masuk ke kamar masing masing yang sebelumnya sudah ditentukan pihak hamlah ternyata ga' sekamar ma suami hehe... tapi bersama empat teman sesama emak.. Kamar kamar tersebut dilengkapi dengan AC, tempat tidur, selimut dan lemari kecil kompor dan mesin cuci. Setelah memperbaiki wudhu' kamipun bersiap menuju masjidil haram untuk melakukan prosesi umroh yaitu thowaf dan sa'i.


Dari penginapan menuju masjidil haram kami disediakan bis antar jemput dan... masya Allah... dalam perjalanan,budhe melihat banyak sekali jamaah yang berangkat dari Indonesia yang jalan kaki serta tak sedikit yang kelihat sudah sangat lelah hingga setengah menyeret kakinya.Padahal jarak 'Aziziyah ke Masjidil Haram antara sepuluh hingga tiga belas kilometer.Kenapa ya pemerintah kita memilihkan pemondokan calhaj kok ya nyempil banget mlosok bahkan sangat sangat jauh dari masjid.Lebih terkejut lagi ketika turun dari bis dan saat berjalan menuju masjidil haram budhe lihat penginapan orang-orang Malaysia tu deket banget dan ada di sekitar pasar yang masih sekomplek ma masjid.Tapi untuk yang brangkat dari Indo pake ONH plus mang jauh lebih beruntung karena sebagian penginapannya di hotel Hilton yang masih kawasan Masjidil Haram sehingga sholatpun bisa ma'mum dalam kamar hotel.


Begitu nyampai Masjidil Haram yang memang untuk pertama kalinya itu bagi budhe,Subbahan Allah.... berbagai perasaan takjub menyelimuti hati budhe menyaksikan lautan manusia datang berbondong- bondong satu tujuan dari berbagai penjuru arah.Ya kami masuk lewat pintu marwa dan Alhamdulillah dengan berjalan pelan merambat ngikutin arus berjubelnya orang akhirnya nyampai juga di depan Ka'bah dan langsung melakukan thowaf umroh.Sayang banget tak berhasil sholat sunnah di maqom Ibrahim maupun di Hijir Ismail lha ... jangankan untuk sholat sedang jika berhenti aja dah disundul orang belakang dan memang harus terus jalan.Diputaran terakhir ...saatnya kami mesti nuju ke pinggir untuk keluar dari area Ka'bah ,hal ini serasa susah karena nyebrangin putaran orang sementara kita tak boleh berhenti klo' tak ingin jatuh dan terinjak orang.Alhamdulillah... dengan sepenuh kelegaan kami bisa menyelesaikan thowaf secara lancar.


Memang serasa lain minum air zam zam di sumbernya dibandingkan yang sudah dibawa keluar Makkah.Puas menikmati sejuknya air zam zam, kami lanjut untuk melakukan sa'i.Alhamdulillah lancar pula walaupun sempat ini nafas tersenggal karena capek.Kemudian tantangan berikutnya sehabis tahalul (potong rambut) ketika kami bergerak keluar masjid searah dengan berjubelnya orang-orang yang sudah selesai pula,tiba tiba kami secara bersamaan hampir roboh kebelakang bahkan ada beberapa orang tua yang jatuh dan syukurnya segera tertolong sehingga tak terinjak injak.Ternyata penyebabnya tu ada sekelompok jamaah orang orang hitam tinggi besar yang berusaha masuk tanpa menunggu orang keluar selesai terlebih dahulu ya mereka melawan arus jadilah tabrakan..Huuu mengerikan banget.


Sekembalinya ke penginapan,budhe agak bersantai dan istirahat sambil menyusun rancangan kegiatan selama sepuluh hari di Mekkah menunggu musim haji tiba yaitu tanggal 06 Des atau 08 Dzulhajj.Termasuk mencatatat titipan doa dari keluarga dan juga sahabat blogger yang sudah berpesan lewat koment,SB maupun email sayang banget ya tidak disertai bin atau bintinya tapi Insya Allah tersampaikan.Alhamdulillah dari pihak hotel menyediakan fasilitas bis untuk antar jemput di tiap sholat lima waktu ke Masjidil Haram.


Barter dosa dengan cincin & Hampir ketabrak pembawa jenazah .

Hiii aneh yach... aya aya wae nich... tapi kejadiannya begini nich...

Siang itu sebenernya kami sudah berada dalam masjid menanti sholat dzuhur tapi karena batal dan mesti berwudhu' lagi jadilah kami keluar nuju toilet terdekat diluar masjid trus pas mo' masuk lagi dah ga' dapet jalan karena berjubel banget ya sudah cari amannya sholat di plataran luar ajah.

Heran pa takjub ya melihat orang orang banyak sekali sedang berdoa berdzikir dibawah terik matahari yang lantainya aja wow puanas poll.... kok mereka tahan ya seakan larut dengan dialognya bersama Allah Ta'alla tanpa merasakan panas atau mang ya terpaksa seperti budhe karena dalam masjid sudah penuh.

Setelah selesai selesai ma'mum sholat dzuhur dan disusul sholat jenazah, wah kepala ni klemun klemun agak pening dan haus banget syukurnya ada Amirul kekasih budhe di sebelah maka :

Budhe :"Yah... tolong sih ambilkan air zam zam dan ini botolnya...ga' pake lama ya...kant tak antri semua orang masih duduk tuh.."

Amirul :"Okay...dan ingat,Dik... jangan kemana-mana disini aja ya..batre Hp abis jangan bergeser sedikitpun.!"

budhe :"Tentu, Isya Allah.... makasih ya Say..."

Karena sangat terik seakan matahari diatas kepala,jadilah sajadah budhe jadikan tudung menutupi badan dan kepala trus budhe ngadep belakang kebalikan arah sebelumnya untuk menghindari terpaan sinar matahari ke wajah daaaan.... sesaat kemudian tiba-tiba terdengar teriakan "hajja hajja!!! yala yala yala....!!!!!!... Asytaghfirullah... ternyata dibelakang budhe persis sudah ada orang orang yang mengiring jenazah kemudian tersungkurlah budhe karena syok dan sangat-sangat kaget.Kok cepat sekali ya orang yang duduk sholat berjejer tadi menyingkir sedang budhe terlambat denger dan sendirian pula.

Masalah berikutnya adalah pindahnya posisi budhe dari tempat ditinggalkan suami tadi dan berganti berdiri diantara kerumunan banyak orang,mana ga' ada Hp lagih... aha.. akhirnya budhe acungkan tas ke atas kepala sebagai identitas supaya Amirul nglihat dan bener aja ga' pake lama kami pun dipersatukan lagi he..

Pas lagi jalan nuju bis jemputan dan masih di kawasan masjid kami disapa oleh orang yang dari pakaiannya sih kliatan orang Pakistan gitu trus ......

Pakistani :"Assalamu'alaikum...kamu bisa bahasa arab?"

Amirul :"Wa'alaikumussalam warahmatullah.... mafi kalam 'arobik...."

Pakistani :"Inggris oke..."

Amirul :"Ya ada apa.."

Pakistani :"Aku minta padamu seratus riyal Saudi."

Amirul :" Banyak sekali pintamu mang siapa kamu heh!"

Pakistani :"Aku bawa istri dan anak dan... (bla bla bla... dia crita dengan bahasa inggris fasih klo' sedang butuh bantuan ini itu)

Amirul :"Wah klo' seratus mah bagi kami tu kebanyakan dan ini sekedarnya aja ya... smoga bisa membantu."

Kemudian budhe pun menemui perempuan dan seorang anak kecil yang tak jauh dari orang itu berdiri.

Budhe :"Ini makanan untuk anakmu ..(sambil budhe buka tas ransel yang memang berisi bekal)

Pakistani :"Oh tidak ! kalau makanan kami tak memerlukan... kamu orang Indonesia..."

Budhe :"Ya,darimana asalmu...Pakistan kah..?"

Pakistani :"Oh aku dari India suami yang Pakistan... aku minta cincin yang kamu pake itu...(dia terus memperhatikan tangan budhe)"

(Selanjutnya budhe tulis dia itu Indiana)

Budhe :"Hah...ah tidak!! hanya ini yang aku punya dan tak ingin aku berikan pada siapapun ini cincin nikahku...kamu tau!!

Indiana :"Kami lebih membutuhkan dan segera berikan padaku sebagai hadayya...

(Budhepun lari menuju suami yang sedang ngobrol dengan orang itu.)

Budhe :"Yah...ayo tinggalkan tempat ini, orang ini aneh barusan minta cincinku pula dan tak kukasih." (dengan bahasa moyang kita tentunya he..)

Kami pergi meninggalkan mereka..namun baru beberapa langkah,budhe berhenti trus mikir gini... apa memang harus dilepas ya barang kesayangan ini bukankan ini tanah haram mungkin saja merupakan panggilan Illahi untuk menguji keikhlasan kita... dan sungguh...sangat sangat berat dan dalam hati kecil kuatir pula mereka tu pembohong.

Budhe :"Gimana nich... aku takut klo' tak dikasih ntar terjadi apa apa dan klo' dilepas kok ya berat banget Yah... sayang gini(sambil pegang cincin yang jadi jimatnya budhe he..)

Amirul :"Ya sudah,klo' mo' dikasihkan hayo ntar ada rejeki kita beli lagi yang sama yach..."

(Bener aja kamipun menemui mereka lagi dan menyerahkan tu cincin ke orang itu.)

Amirul :"Kamu tadi minta seratus dan jika dijual Insya Allah cincin ini lebih dan lebih smoga bisa membantu masalahmu."

Pakistani :"Oh,ya Insya Allah..(dikasihnya ke perempuan Indiana itu sambil bicara apa gitu kami ga' faham bahasanya ) Tiba - tiba dia berkata,"Teman...istriku minta cincin yang itu juga ..."

Budhe :"Tidak!!! (budhe sungguh gemetar antara marah takut dan ingin segera beranjak dari situ...akhirnya setengah menggered suami )

Amirul :"Yang ini berlian dan ga' laku dijual kamu tau!!!

Merekapun hendak pergi dengan membawa cincin kesayangan budhe dan saat melepas berlalunya budhe berujar, "Heh!!!! kalau kalian memang benar... cukuplah Allah Ta'alla yang membalas apa yang kami lakukan dan jika kalian dusta biar dosaku dan dosa suamiku menjadi barter tanggunganmu di akhirat!!!

Begitulah ceritanya dan pelajaran juga buat budhe juga sahabat semua bahwa dimanapun orang bisa aja memanfaatkan situasi dan tanggalkanlah semua perhiasan tak usah dipake agar lebih aman dan konsentrasi beribadah.Atau mungkin dia benar butuh atau mungkin dia bohong atau mungkin budhe yang sebelumnya kurang shodaqoh sehingga mendapat teguran itu dan semuanya Wallahu A'lam bi Showab.

Hari berikutnya kami berangkat sekitar jam tiga sebelum shubuh supaya bisa menempati dalam masjid syukur di depan ka'bah dan leluasa waktunya untuk mengerjakan sunnah dan berdoa.Budhe duduk bersama beberapa orang Indonesia dan orang Turki sementara suami pilih shof depan.Tiba-tiba yang orang Indo tu berbisik :

Dia (maaf budhe lupa namanya klo' ga' salah ingat asalnya dari Madiun.) :"Bu'...kok bau toilet ya..???"

Budhe :"Hh..???saya bau yach... masa sih...perasaan ga' tuh.."

Dia :"Oh bukan Bu'...baunya dah dari tadi kok sebelum Ibu dateng tapi kok saya tanya ke orang lain mereka katanya ga' kebauan juga masa saya sendirian sih yang mencium aroma tak menyenangkan ini hiks!!

Budhe :"Toilet tu jauh diluar sana Mba'...dan ga' mungkin banget klo' nyampe dalem sini palagi semua orang ga' merasakan, sudah.. sekarang sholat sunnahlah atau berdzikir jika bau itu datang anggap aja wangi."

Kamipun kembali memusatkan aktifitas ibadah trus selang berapa lama dia colek-colek lagi dan berkata,"Bener ni Bu..sekarang wangi banget dan terus wangi harum bukan bau yang tadi itu..."

Budhe :"Alhamdulillah.. sekarang lebih baik kant..?"

Dia :"Tidak!! ini wangi banget dan harumnya sangat menyengat dan aku tak nyaman.."

Budhe :"Asytaghfirullah..berdoalah dan hanya Allah yang bisa membantumu atau coba dech pindah tempat mumpung masih agak longgar,mana rombonganmu? maaf ya .. mohon tak mengganggu lagi."

Akhirnya dia pindah agak jauh di shof belakang bersama rombongan yang krudungnya ada tanda pita yang sama dengannya.Selintas budhe lihat dia masih tetap gelisah dan tak bisa khusyu' nampaknya.

Sahabat...... bersambung aja yach.. tentang banyak orang Indonesia yang ilang lepas dari rombongan,Ditolong malah ngeyel,Pembunuhan,Tumbangnya budhe dan waktu di padang 'Arafah serta saran persiapan .

Nantikan lanjutannya....


27 komentar:

bunda ibad mengatakan...

Budhe, Welcome Back semoga menjadi haji yang Mabrur.Amin...Budhe doain saya gak neh....

Lyla mengatakan...

wah... budhe udah kembali ya... selamat ya budhe semoga jadi haji yang mabrur... tapi tulisannya gak gitu jelas soalnya warna hurufnya item coba kalo putih bisa keliatan hehe.. maaf ya budhe

harry mengatakan...

met kenal yah bu......wah yang pulang dri hji semoga menjadi haji yang mabrur yah.....

Atca mengatakan...

Selamat datang Budhe..
Semoga menjadi haji Mabrur...
Btw ceritanya seru Budhe..oh ya..idem sama mb Lyla..tulisannya ganti warna putih aja budhe..biar lebih jelas...

oLeL4 mengatakan...

salam kenal ya budhe...subhanallah ceritanya luar biasa. ditunggu kelanjutannya ya budhe...

Herdin O. T. mengatakan...

Alhamdullilah Budhe sudah kembali... Semoga Ibadah yang Budhe jalankan ini dapat menjadi Haji Mabrur...

Kalo sudah ada lanjutannya segera info ke aku ya Budh...

novita mengatakan...

Alhamdullilah Budhe dah Pulang..Semoga Hajinya menjadi Haji yang Mabrur dan barokah untuk semua. sayang fotonya di sensor "sang Ayah ya he he" gak pa pa yg penting Crita budhe dah mewakilkan semua. dan cerita perjalanan budhe selama di sana sangat menakjubkan.& mengesankan walaupun sempet flu. Semoga..kelak daku dan keluarga mendapat kesempatan menjadi tamu ALLAH juga Aminnnn...

Riema Ziezie mengatakan...

barokalloh subhanallah...semoga Budhe dan Suami jadi haji mabrur ya ... makin dekat dan dicintai Allah SWT...zie jadi rindu ingin segera ke Baitullah...zie rindu cerita hikmah Budhe selanjutnya

ke2nai mengatakan...

Selamat datang ya budhe semoga menjadi hajjah yg mabrur. Sy seneng baca ceritanya budhe ditunggu kelanjutannya ya.. :)

Mama Shasa Shahira mengatakan...

... sampe merinding baca ceritanya Budhe.. iya tuh.. pemondokan jemaah Indonesia jauh banget... walopun ada bus, tapi mesti jalan lagi sejauh 3 Km. Nenek Shasa sampe sakit disana... cemas udh pasi.. tapi Allah memang Maha Pengasih lagi maha Penyayang, Alhamdulillah. nenek Shasa sehat.. tapi sampe skrg lum sampe.. nenek Shasa dateng tgl 28 Desember. Di tunggu ya budhe cerita lanjutannya...

ENDRIYANI mengatakan...

Alhamdulillah...Akhirnya bisa bertegur sapa lagi nich ama Budhe!!!

Wah ceritanya menyenangkan dan ada juga yang menegangkan ya...Tapi pokoknya semua pasti banyak hikmahnya ya...

Witha mengatakan...

Alhamdulillah Budhe sudah kembali
Smoga Menjadi haji yang mabrur.

Asih Evan mengatakan...

Alhamdulillah Budhe sudah selesai menjalankan ibadah hajinya. Smoga menjadi haji yang mabrur amin. btw..budhe pengalalam haji memang macem2 ya.pengalamanku pernah lo dimarahin ama orang afrika-negro gak jelas kenapa..kali waktu ditnh air suka marah ama anak ya..hehe..

Yannie mengatakan...

Alhamdulillah Budhe dah come back semoga menjadi haji yang mabrur, Wah benar-benar pergi haji penuh perjuangannya ya Budhe sampai ada kejadian2 yang tak terlupakan sampai melepas cincin pernikahan, mudah2an diganti dengan rahmat dan rejeki yang lebih besar dari Allah.

^MyRadith^ mengatakan...

Masya Allah... jd terharu neh baca cerita budhe, katanya emg gitu y kl berada disana byk kejadian aneh sesuai dgn amalan kt. mgkn peringatan x y budhe.


Semoga saya bs mjd tamu Allah kelak spt budhe n suami. amien

Btw... pemerintah kt emg ngedongkolin bgt y *uggrrhhh.... bunda emosi jiwa* ga da tanggung jwbnya skl sm rakyat.

Btw utk budhe semoga mjd haji yg mabrur n bermanfaat bg pribadi, keluarga & masyarakat. Amiennnn
Ditunggu loh budhe the next storynya :)

Novy Chrystiana mengatakan...

alhamdulilah budhe sudah kembali....

cerita ttg haji memang tidak akan pernah habis ya budhe....subhanallah!

ditunggu kelanjutannya budhe....

Bunda NaNas mengatakan...

Seru nih baca ceritanya, itunggu kisah selanjutnya ya...

Mommy Farah mengatakan...

Mubarak ukhti...dah jadi hajjah yang insha allah mabrur.duh senang sekaligus terharu,merinding dengar kisah di tanah haram.teringin hati ini secepatnya menuju ke baitullah,doakan juga kami yah budhe.
gak sabar juga niy menunggu kelanjutan ceritanya selama menunaikan ibadah haji..
sekali lagi insha allah hajj nya mabrur ameen.

widie mengatakan...

selamat datang ya budhe, wah bs minta didoain neh secara ,sh baru datang haji kaannhehe smg kami jg bs segera nyusul ke tanah suci jg ya amiinnn

pengalaman budhe sungguh seru yaaa bener bgt kl kita mau ibadah iklaskan semuanya ngga perlu lah repot dg bawaan yg ngga penting dan memakai perhiasan krn itu cm jd penghalang ibadah aja ya buunnn

semoga budhe sekeluarga berangsur sehat dan anak2 jg udah sembuh dr demamnya yaaa amiin

Milla Widia N mengatakan...

Akhirnya Budhe kembali dengan selamat. Semoga menjadi haji mabrur ya.. dan mendapat rahmat dan barokah Allah SWT.
Ceritanya mengangkan ya? banyak aja kejadian2 disana ... ditunggu lanjutannya

arumi mengatakan...

salam kenal, alhamdulillah budhe telah sampai di tanah air dgn selamat, semoga mjd haji yg mabrur, amin...dan pastinya klrg sangat senang & kangen sama budhe.

mezzaluna mengatakan...

wih seru ceritanya bude..

Alhamdulillah, sekarang dah kembali ke rumah..semoga jadi haji yang Mabrur..Amin..kapan y Ayas bisa menghajikan ortu?

GOMBLOH mengatakan...

Kok belum ada artikel barunya Budhe?btw selamat tahun baru 2009 ya

EvieJPu mengatakan...

Wah..udah datang..Alhamdulillah..
Ceritanya luar biasa Budhe..banyak pelajaran yang dapat kita petik..jadi penasaran ama kelanjutannya nih..

Febrie mengatakan...

budhee ... miss youu .. syukur deh dah plg ..

KanZelir.Com mengatakan...

Hallo Budhe apakabar maksud hati berkunjung lagi untuk membaca kisah-kisah Budhe ditunggu artikel yang lainnya neh Budhe

Selamat Tahun Baru 2009

Lyla Journey mengatakan...

budhe... aku sekarang baca lagi... dah jelas dulu gak gitu jelas... ceritanya seru ya Budhe... wah... kalo kyk aku bisa gak ya budhe.. byk bngt dosa... gimana nanti di Makkah ya??

Tulisan budhe lainnya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...