Rumah budhe

"Marhabaaan... Terima kasih Telah Berkunjung Dan Silahkan Tinggalkan Komentar ...."

Sabtu, 13 September 2008

"Ketika si kecil pemalu"

Bismillahirohmaaanirrohiiim...

Sahabat sesama orang tua yang saya cintai karena Allah....

Pada kesempatan belajar saat ini ijinkan saya untuk menampilkan fenomena kondisi putra-putri kita yang ada kalanya memiliki sifat pemalu.Ya benar sekali, saya memang bukanlah orang yang berkompeten untuk bicara mengenahi dunia anak namun setidaknya berbagi pengalaman dari berbagai sumber referensi merupakan kebahagiaan tersendiri buat saya dan smoga manfaat.... yuk kita simak bersama....
Dalam suatu forum nich,sering banget seorang ayah ataupun ibu mengungkap,"Duuuh...gimana ya ...tu si upik dan si buyung klo' dirumah tu lincah banget dan pandai pula mengekspresikan kemauannya tapi begitu ketemu orang yang sebelumnya ga' dikenalnya ,langsung deh mengkeret dia.... jangankan bercanda bermain...whala...orang diajak salaman aja ogah je...adakah sampai besar nanti ya...."
Jangan khawatir Sahabat.....
Menurut para ahli psikologi nich,perasaan malu pada anak yang ditandai ketakutan untuk interaksi dengan orang lain apalagi yang tidak sering berjumpa...merupakan hal yang sangat wajar pada awal awal masa perkembangannya.Anak usia dua atau tiga tahun memang jarang sekali bersikap ramah namun lama kelamaan seiring dengan pertumbuhannya mereka akan menyadari bahwa bersama orang yang baru dikenalnya akan sangat menyenangkan.
Ada anak yang malunya cuma kalau ketemu dengan orang dewasa dan dengan teman sebayanya cepat akrab dan ada pula anak yang justru langsung nyaman dengan orang dewasa siapapun namun canggung dengan teman sebayanya.Dimaksud pemalu adalah jika anak menunjukan rasa malunya pada setiap orang yang tak dikenalnya.Sebagian anak melepaskan sifat pemalunya setelah memasuki dunia sekolah dan sebagian lagi menanggalkannya saat remaja tapi ada pula beberapa yang dibawanya hingga dewasa.Mengapa terjadi.......
1. Akibat rasa tidak sempurna.
Misal badan terlalu gemuk,gagap bicara, merasa kurang cantik, merasa kurang pandai dan lainnya dapat mempertebal sifat pemalunya apalagi jika mendapat olokan.
2. Tidak dibiasakan bergaul.
Anak yang tak terbiasa mengenal lingkungan sekitarnya akan merasa canggung jika menghadapi situasi baru.
3. Sering dicemooh .
Anak yang sering mendapat celaan atau kritikan atas apa yang telah diusahakan akan menimbulkan rasa malu dan jatuh harga dirinya dan akan terbawa saat bergaul di masyarakat dan cenderung menyendiri.
4. Sifat bawaan.
Ya karena turunan dari orang tuanya tapi ini tetap aja bisa kok diperbaiki dengan lebih telaten dengan pola pendidikan yang tepat.
Dan siapa sih...yang tidak menginginkan punya putra dan putri yang supel enerjik bisa bergaul dengan baik di masyarakat sehingga diterima keberadaannya dimanapun berada.Maka mari kita dukung putra-putri kita mengatasinya.Caranya...... Yuuuuk dilanjut....
*) Jangan mendemokan anak ketika dia memang lagi tidak mood .
Ya kita orang tua slalu ingin menampilkan kelebihan yang dimiliki anak kita baik bermaksud memotivasi orang tua lain maupun berbagi perasan syukur,namun jangan lakukan ketika anak memang sedang tak ingin melakukan.Karena jika hasil tak sesuai harapan biasanya orang tua cenderung menunjukkan kekecewaan baik tersamar maupun terang terangan.Hal ini menimbulkan rasa bersalah anak, takut dan malu.
*) Berlaku adillah pada anak.
Jika ingin membandingkan anak dengan saudaranya yang lain janganlah dihadapan anak tersebut karena selain menyakiti hatinya akan memperparah rasa malunya.
*) Yakinkan dengan segala kelebihannya.
Berikan pujian serta tunjukan keberhasilannya pada semua orang yang biasanya akan meningkatkan rasa percaya dirinya sehingga lebur sifat pemalunya.
*) Siapkan mental anak.
Bila akan tampil didepan umum,orientasikan sebelumnya pada anak keadaan dan kondisi yang akan diterimanya.Begitu juga bila akan mengajaknya berkumpul dengan orang banyak atau orang yang sebelumnya tidak dikenal.Beritahu siapa saja yang dapat diajak bermain,apa saja kegiatannya bagaimana cara menyapa orang dan lain sebagainya.Hal ini akan memotivasi anak serta menimbulkan rasa percaya dirinya dan segera menanggalkan sifat pemalunya karena cenderung lebih siap.
*) Jangan memberi label pemalu pada anak.
Ya anak berlaku sesuai label atau julukan yang melekat pada dirinya.Kalau menyebut anaknya pemalu maka suatu ketika anak akan beralasan "Aku kant pemalu....jadi...."
*) Latihlah anak bersosialasasi.
Misalnya dengan membawa kumpul dengan teman teman kita yang dewasa,mengikuti majelis ilmu,berkunjung kerumah kerabat yang sholih,jalan-jalan ke taman kota ataupun berain yang melibatkan banyak orang.
Kesimpulannya si kecil yang memiliki kecenderungn pemalu tak dapat merubah dirinya sendiri menjadi lebih percaya diri tanpa dukungan dari lingkungan yang diperlukannya.Mohon koreksinya nich......jika ada yang salah ungkap atas tulisan ini, hihi...ga' PD juga jadinya...
berbagai sumber

15 komentar:

Lyla mengatakan...

hehehe aku dulu waktu kecil juga pemalu :D

budhe Fakhrun mengatakan...

aha...Mba' Lyla...sekarang membanggakan ya...ga' malu-maluin...hehe...

ENDRIYANI mengatakan...

Iya nich Budhe Talitha juga pemalu klo diluar...Dirumah lincah banget!!! Tapi klo salaman atau ditanya orang mau jawab sich...Tapi Klo dah kenal ama orang atau lingkungan asing tersebut langsung dech gak bisa diem kaya dirumah malah lebih lincah daripada dirumah...hehehe
Jadi mungkin Talitha harus adaptasi dulu baru mau membaur ama lingkungan...

budhe Fakhrun mengatakan...

klo' Talitha mah kecerdasan EQ-nya(yg diantaranya kemampuan bergaul dan cepat beradaptasi) tak diragukan klo' IQ-nya budhe ga' ngerti krn Mma ga' nginfokan tentu melebihi umernya juga ya...smoga

Herdin O. T. mengatakan...

Aku jg alami hal ini budhe... kalo di rumah.. si KK aktif & lincah.. banyak ngomong alias bawel... tpi begitu dibawa ke ktr mamanya.. wah.. langsung bungkam..

Tapi kalo sdh agak lama dan dari org-2 sekeliling care ke si KK.. baru deh dia aktif... tanya ini tanya itu... gitu deh Budhe...

Bunda Rierie mengatakan...

budhe..adel.... bunda juga kangennnnnn...hi.hi.. asalkan nggak malu-maluin ya budhe... laras sich udh agak ilang malunya setelah sekolah...

^MyRadith^ mengatakan...

Si abang jg pemalu tuch budhe... tp kl da kenal malah malu2in. hi hi hi

Mama Shasa Shahira mengatakan...

kalo shasa tergantung mood budhe.. kdg pemalu kdg malu2in..hehhee.. ky kemarin cerita sama neneknya dah bisa nulis.. eeh belum di puji malah dah bilang duluan.. Shasa hebat ya nek.. Shasa pinter.. Nah lho.. ke PD an kan..? hhihihi..

budhe Fakhrun mengatakan...

Terima kasih untuk Mba' Lyla,Mama Talitha,Papa Nasywa,Bunda Ririe,Bunda Radith dan Mama Shasa atas sambutan hangatnya terhadap artikel ini smoga kita dapat mengantar putra-putri kita untuk lebih berkarakter dan berkepribadian sesuai harapan.

Febrie Pereiza mengatakan...

aku juga pemalu loo sampe SMA, skg .. heheh ... ditanya .. malu2in kaleee ...

mezzaluna mengatakan...

budhe, bisa jadi pelajaran nih buat nanti klo dah punya anak..he9..

mezzaluna mengatakan...

budhe, bisa jadi pelajaran buat nanti klo dah punya anak, he99

mezzaluna mengatakan...

budhe, bisa jadi pelajaran nih buat nanti klo dah punya anak,he99

mezzaluna mengatakan...

komennya kebanyakan, habis inetnya lagi eror:(:(

sang petualang mengatakan...

wadu budhe mohon maaf baru sempet baca2 postingan budhe... iya aku jga dulu pemalu banget sama org yag baru kenal, emang style ortu yang terlalu posesif sama aku justru bikin aku gak bisa adaptasi ketika diluar rumah,aku nyadar pas SMP pengen berubah, jadi aku masuk ke organisasi macem2, dari OSIS, Pramuka, teater, PMR. pas SMA aku masuk SISPALA n pas Kuliah masuk MAPALA eh jadi tamabah PD lho kalo di depan orla, sekarang malah gak canggung kalo ngomong di depan massa.... gtu deh budhe,pengalaman aku, kayaknya emang ortu jgn terlalu posesif kali ya? hehehe cuma kesimpulan seorang anak seh kan belum rumah tangga?(di bikin sok tahu ajah)

Tulisan budhe lainnya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...